https://data527.click/e448d821fb3c44902e32/4b40168a9e/?placementName=default

Jumat, 01 Desember 2023

Al khafidh

Asmaul Husna Al khaafidh tidak di sebutkan dalam Al Qur'an untuk pemahaman terkait Asmaul Husna di dalam Al-Qur'an salah satunya ditampilkan pada surah An-Nahl ayat 97.

Dalil Asmaul Husna  dalam Al Qur'an Surah An Nahl Ayat 97.

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهٗ حَيٰوةً طَيِّبَةًۚ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ - ٩٧

LatinMan 'amila ṣāliḥam min żakarin au unṡā wa huwa mu`minun fa lanuḥyiyannahụ ḥayātan ṭayyibah, wa lanajziyannahum ajrahum bi`aḥsani mā kānụ ya'malụn

Artinya :“Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”(QS. An Nahl 97).

Allah SWT berfirman dalam surah Al fajr  ayat 15 :

فَاَمَّا الْاِنْسَانُ اِذَا مَا ابْتَلٰىهُ رَبُّهٗ فَاَكْرَمَهٗ وَنَعَّمَهٗۙ فَيَقُوْلُ رَبِّيْٓ اَكْرَمَنِۗ

Artinya“Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.”

Suatu hal bisa di jadikan sebagai pembelajaran agar manusia paham dan mengerti bahwa Kejadian itu merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain)”.agar jadi pemikiran yang memberikan teladan bagi kita, bahwa Allah Maha Merendahkan seseorang atau kaum yang banyak melakukan dosa dan merendahkan segala sesuatu yang buruk.

Demikian penjelasan mengenai Asmaul Husna Al Khaafidh Semoga bermanfaat

Al Basith

Di Dalam Asmaul Husna salah satunya Al Basith berarti yang menebarkan karunia kepada seluruh hamba-Nya. dan Allah SWT Allah melapangkan hati dengan kebaikan dan kelembutan-Nya, dan melapangkan rezeki kepada mahluk nya dan melapangkan ruh dalam tubuh dengan kehidupan.

Allah SWT berfirman dalam surah Asy Syura ayat 12 :

لَهٗ مَقَالِيْدُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيَقْدِرُ ۗاِنَّهٗ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

Artinya : Milik-Nyalah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

Allah SWT berfirman dalam surah Asy Syura ayat 26 . 

وَيَسْتَجِيبُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَيَزِيدُهُم مِّن فَضْلِهِۦ ۚ وَٱلْكَٰفِرُونَ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ

Artinya: Dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang sangat keras.

Selain itu kemurahan Allah yang lain bahwa Dia pula memperkenankan doa dan permohonan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan yang di perintahkan Allah sebagai perwujudan imannya serta menambah pahala, kebaikan, dan ganjaran-Nya kepada mereka dari karunia-Nya lebih besar dari apa yang mereka kerjakan. Orang-orang yang ingkar, yang melanggar apa yang di perintahkan dan mengerjakan apa yang di larang akan mendapat azab yang sangat keras di hari akhirat kelak sebagai balasan atas ke ingkaran mereka.


Al Qaabidh

Salam Sejahtera semoga kita semua mendapat rahmat dan karunia dari Allha SWT
Dari 99 nama Allah  yang temasuk dalam asmaul husna yaitu Al Qaabidh, yang membuat seseorang itu kaya dan miskin, dia dapat menahan sesuatu, atau membuatnya menjadi hal yang langka. Dialah pencabut atas semua jiwa saat kematian dan Dia membuka lebar ampunan untuk mereka yang beriman sehingga mereka dapat bertobat dan kembali ke jalan-Nya.

Apa pun yang Allah inginkan akan menjadi kenyataan, baik itu kekuasaan untuk menyempitkan atau meluaskan rezeki hamba-hambaNya.

Makna al-Qaabidh adalah menahan Rezeki bagi makhluk-Nya. Dalam hal ini, Allah SwT berfirman  dalam Al Qur'an Surah Al Baqarah ayat 245.

مَنْ ذَا الَّذِيْ يُقْرِضُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗٓ اَضْعَافًا كَثِيْرَةًۗ وَاللّٰهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۣطُۖ وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ ۝٢٤٥

Latin : man dzalladzî yuqridlullâha qardlan ḫasanan fa yudlâ‘ifahû lahû adl‘âfang katsîrah, wallâhu yaqbidlu wa yabshuthu wa ilaihi turja‘ûn

Artinya : “Siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (QS al-Baqarah.245). 

Dan surah Ar Ra'd ayat 26

ٱللَّهُ يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ وَيَقْدِرُ ۚ وَفَرِحُوا۟ بِٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا فِى ٱلْءَاخِرَةِ إِلَّا مَتَٰعٌ

Latin: Allāhu yabsuṭur-rizqa limay yasyā`u wa yaqdir, wa fariḥụ bil-ḥayātid-dun-yā, wa mal-ḥayātud-dun-yā fil-ākhirati illā matā'

Artinya: Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan yang sedikit. (QS.Ar Ra'd ayat 26) 

Asmaul Husna Al Qaabidh berasal dari akar kata yang dalam bahasa Arab Klasik diartikan sebagai:

  • mengambil dengan tangan,
  • mendekap,
  • berpegang erat,
  • berpegangan,
  • mencapai,
  • memegang erat untuk mendapatkan kepemilikan yang absolut,
  • barter hingga kontrak,
  • mengecilkan,
  • mengumpulkan,
  • mengurangi,
  • membuatnya jadi berkurang,
  • membuat jadi barang langka.

Penjabaran arti kata Al Qaabidh di atas dapat disimpulkan bahwa Allah lewat nama-Nya ini mempunyai hak mutlak untuk menahan, menyempitkan, menggenggam, menghalangi dan menyempitkan rezeki semua hambanya, jika Dia menganggap bahwa hal itu memang pantas Allah lakukan.

Kamis, 30 November 2023

Al Alim

Sebagai pencipta seluruh makhluk, tentu saja Allah SWT mengetahui segala ciptaan-Nya. Apa yang ada di hati maupun pikiran manusia, naluri binatang, hingga hal-hal gaib yang tidak ketahui siapa pun selain Dia sendiri. Semua hal ini menunjukkan bahwa Allah ang Maha Mengetahui.

Al-Alim termasuk ke dalam salah satu nama-nama terbaik Allah yang dikenal dengan asmaul husna. 

Dalam Surah Thaha ayat 8.

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۗ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى

Artinya: Allah tidak ada tuhan selain Dia. Milik-Nyalah nama-nama yang terbaik. 

Dalam Surah Luqman ayat 34, Dia juga menegaskan mengenai pengetahuan yang dimiliki-Nya, tidak dimiliki oleh makhluk lain.


اِنَّ اللّٰهَ عِنْدَهٗ عِلْمُ السَّاعَةِۚ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَۚ وَيَعْلَمُ مَا فِى الْاَرْحَامِۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًاۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌۢ بِاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ


Artinya: Sesungguhnya Allah memiliki pengetahuan tentang hari Kiamat, menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dia kerjakan besok. (Begitu pula,) tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti.

Allah SWT juga berfirman dalam Q.S Al Mulk ayat 13-14:

وَأَسِرُّوا۟ قَوْلَكُمْ أَوِ ٱجْهَرُوا۟ بِهِۦٓ ۖ إِنَّهُۥ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ 13 أَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ ٱللَّطِيفُ ٱلْخَبِيرُ

Artinya: "Dan rahasiakanlah perkataanmu atau lahirkanlah; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?" (Q.S Al Mulk: 13-14).

Termasuk pada saat pertama kali Allah menciptakan Adam itulah Bukti bahwa Allah SWT memiliki sifat Al Alim sudah tertulis dengan jelas dalam kitab suci Al Quran. Mulai dari penciptaan alam semesta beserta seluruh isinya. 

Al Fattah


Sebagai salah satu sifat mulia Allah SWT, arti Al Fattah sering dimaknai sebagai pembuka rahmat. Ya, sebagaimana yang umat muslim pahami bahwa Allah SWT sebagai sumber rahmat. Secara umum, rahmat merupakan belas kasih dan karunia. Tak heran jika, nama atau sifat mutlak Allah SWT yaitu Al Fattah sering diucapkan ketika umat muslim sedang berdoa.

salah satunya adalah sebagai doa dalam Al Qur'an surah Al A'raf ayat 180

وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ - ١٨٠

Artinya:

“Dan Allah memiliki Asma'ul-husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya Asma'ul-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS Al A'raf ayat 180) 

Sebagaimana yang kita tahu Allah SWT telah memberikan rahmat-Nya pada manusia dan setiap makhluk yang hidup di bumi dan langit. Rahmat Allah SWT pada alam dan seisinya, muncul dalam berbagai bentuk, salah satu yang paling kentara yaitu melalui rezeki atau nikmat. Sehingga, wajar jika Allah SWT mempunyai nama mulia Al Fattah

Dalil Asmaul Husna Dalam surah Saba ayat 26

قُلْ يَجْمَعُ بَيْنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفْتَحُ بَيْنَنَا بِالْحَقِّۗ وَهُوَ الْفَتَّاحُ الْعَلِيْمُ - ٢٦

Arab Latin:

Qul yajma'u bainanā rabbunā ṡumma yaftaḥu bainanā bil-ḥaqq, wa huwal-fattāḥul-'alīm

Artinya:

“Katakanlah, “Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia Yang Maha Pemberi keputusan, Maha Mengetahui.”(QS. Saba ayat 26).

Pengamalan Asmaul Husna  Al fattah dalam diri seorang muslim dapat diwujudkan dengan menerapkan sifat seperti senantiasa menjadi pembuka jalan kebenaran, kebaikan, kemaslahatan, kedamaian, kemakmuran, kesejahteraan, dan keadilan bagi sesama.

Demikian semoga dapat bermanfaat untuk kita semua